CLICKSQUARE

CONSTRUCTION+

AGUSTUS 2017|ISSUE 4  (page 56-59)

Bandung memiliki karakteristik penduduk dengan gaya hidup yang unik, berbeda dengan kebanyakan kota besar lainnya. Perlu sebuah penanganan inovatif untuk mewadahinya, terutama jika hal tersebut berkaitan dengan tempat-tempat publik dan komersial. Lifestyle mall baru bernama Click Square didesain dan dibangun di pusat kota Bandung dengan pendekatan terbuka, atraktif, dan menekankan pada unsur-unsur teknologi yang kental.

ORIENTASI KELUAR
Proyek ini merupakan sebuah re-design dari  bangunan eksisting mal lama yang tidak begitu sukses secara komersial. Saat mengakuisisi bangunan ini, klien menunjuk Plasis Asia
sebagai konsultan arsitektur untuk melakukan desain ulang dan memberikan usulan-usulan ide segar secara desain maupun komersial. Masuknya Plasis Asia memberikan pengaruh yang signifikan, karena ide dasar dan utamanya adalah mengubah paradigma orientasi bangunan mal yang hampir selalu mengarah ke dalam.
Dalam konsep desainnya, bangunan ini dibuat berorientasi ke arah luar, terbuka, serta menjadi bagian dari ruang kota.

Untuk menerapkan ide tersebut, maka desainer harus memotong sebagian bangunan sehingga menciptakan open space atau atrium yang ditutup dengan atap raksasa. Berbeda dengan atrium pada umumnya yang terletak di tengah-tengah bangunan, open space pada Click Square ini diletakkan di depan dan langsung menyatu dengan Jalan Naripan sehingga menghadirkan interaksi dengan lingkungan. Penempatan open space di depan tapak tersebut juga menjadikan area terbuka tersebut sebagai focal point, sekaligus menjadi titik sentral fitur-fitur digital multimedia yang melengkapi lifestyle mall ini. Demi memperkuat interaktivitas antara mal dengan sekelilingnya dibuatlah sebuah tangga berjalan yang menerus dari lantai ground floor langsung ke lantai kedua.

Demi lebih mengundang antusiasme pengunjung, ditempatkan layar LED raksasa di bagian fasad sebagai latar stage, layar-layar retractable untuk permainan video mapping yang diproyeksikan dari berpuluh-puluh proyektor yang terpasang permanen, lantai raksasa dari LED yang diberi nama “layar tincak”, sound system berkualitas internasional, dan jaringan wi-fi yang sangat baik. Semua teknologi ini dikreasi dengan saling terhubung dan memungkinkan terjadinya kegiatan digital interactive bagi para pengunjung, seperti permainan gerak pada “layar tincak” dan teknologi augmented reality pada permainan
binatang imajiner yang muncul di layar LED raksasa.

PEMBANGUNAN OPEN SPACE
Proses pembangunannya dimulai dengan pembongkaran bagian depan dan lantai untuk
membentuk void tangga berjalan yang baru. Sebagai besar dinding fasad lama, bata, serta
aluminum composite panel (ACP) juga dibongkar. Selanjutnya, dilakukan penguatan struktur di titiktitik yang dibongkar, diikuti dengan pembuatan tangga darurat di beberapa lokasi, pembangunan open space yang meliputi lantai dan backstage, pendirian struktur kanopi raksasa, dan pembuatan area parkir motor di bawahnya.
Pemanfaatan material kaca tempered sebagai salah satu bahan untuk railing di sekeliling fasad dan interior, juga penutupan fasad dengan kaca  dan ACP yang baru juga diaplikasikan setelahnya. Sementara itu, pekerjaan mekanikal dan elektrikalnya dimulai sejak mulai pembongkaran pada instalasi awal dan baru, termasuk pada saat pekerjaan genset, penempatan kembali tangga berjalan, lift lama ke posisi baru, serta saat pemanfaatan ulang sistem AC eksisting.

URBAN SPACE BARU
Kendala yang harus dihadapi oleh tim desain saat melakukan perencanaan dan
pembangunan ulang Click Square terletak pada tidak akuratnya data pada bangunan eksisting akibat dokumentasi gambar-gambar rencana sebelumnya sudah tidak ada. Tantangan ini diatasi pada saat konstruksi oleh Plasis Asia dengan berkoordinasi secara simultan dengan manajemen konstruksi, kontraktor, dan owner sehingga perbedaan akibat kesalahan data awal dapat diperbaiki dengan cepat.

Click Square bukan hanya menjadi sekadar sebuah lifestyle mall, karena salah satu kekuatan utamanya justru terletak pada pembinaan dan fasilitas komunitas-komunitas kreatif di Bandung. Penyediaan ruang-ruang di mal ini yang dapat dimanfaatkan oleh mereka sebagai tempat berkumpul, melakukan pelatihan, dan banyak hal lainnya, yang mana artinya bangunan ini secara sosial juga sangat bermanfaat bagi warga secara keseluruhan, dan khususnya bagi para komunitas kreatif di Bandung. Desain proyek mal yang unik ini juga menjadi contoh bagaimana  sebuah upaya desain bisa mengubah sebuah bangunan eksisting menjadi suatu urban space  dengan menampilkan space making sebagai inti dari desain sebuah shopping mall space. (copied from  the magazine)

CLICK SQUARE -Digital Hub

iD – INDONESIA DESIGN

VOL.XIV NO.81 (page 58-53)

 

CLICKSQUARE, PLASIS latest project, featured in the August 2017 edition magazine  of Indonesia Design.

follow here for for the article :

Click Square – A Digital Hub

 

Rumah Double Decker Kian Ramai

Liputan Utama, Housing Estate Juni 2013

Kawasan perumahan dirancang dengan jalan kendaraan terpusat di lantai bawah dan dek atas untuk lansekap serta fasilitas bersama.

Click here to download document in PDF format [1.22 MB]

Rumah Berkonsep Double Decker

Plasis project Coastavilla Residences @ Liputan Utama, Housing Estate Feb 2013

Dengan memusatkan area servis dan parkir di Basement, penghijauan dan area komunal di Lantai Dasar bisa lebih leluasa.

Click here to download document in PDF format [1.23 MB]

Mari Berkota – Belajar dari Paris

oleh Dony Pasaribu; artikel pada Warta Pendidikan, Edisi Desember 2011, KALAWARTA KOTA BARU PARAHYANGAN, Berita Komunitas Kota Baru Parahyangan.

Siapa yang tak kenal dengan keindahan kota Paris di Perancis? Dengan ikon-ikon kota seperti menara Eiffel, istana Louvre dan monumen Arc de Triomphe, kota ini terkenal ke seluruh penjuru dunia sebagai sebuah tempat yang amat indah. Bahkan ada ungkapan “Paris van Java”, sebuah pujian untuk kota Bandung yang disandingkan keindahannya dengan Paris. Ketika berkunjung ke Paris, satu pertanyaan muncul di benak penulis; “Bagaimana kota ini bisa menjadi sedemikian indah?” Setiap sudut kota teratur rapi, bersih dan tertata. Tidak ada yang berantakan atau “pabalatak” dalam istilah Sunda.

Click here to download document in PDF format [252.3 kB]

ANDA INGIN JADI ARSITEK ?

oleh Dony Pasaribu, artikel pada Emagazine Ruang

Konon, keahlian membangun rumah atau tempat tinggal adalah bagian dari nature kita sebagai manusia. Seperti layaknya burung yang tidak pernah sekolah arsitektur tapi bisa bikin sarangnya sendiri.
Nah, bagi anda yang tertarik untuk merancang sendiri rumah tinggal anda tapi tidak sempat bersekolah atau belajar arsitektur, berikut beberapa tips atau prinsip-prinsip dasar yang dapat membantu.
Mohon dicatat bahwa tulisan ini tidak serta merta dapat menggantikan bantuan profesional dari seorang arsitek. Namun setidaknya dapat membantu anda sebelum mulai orat-oret merancang atau bahkan saat sedang menelaah rumah impian yang akan dibeli.

Click here to download document in PDF format [262.04 kB]

Pemenang Ketiga Sayembara Desain Menara IA-ITB

Dony Pasaribu, Principal Plasis, menerima hadiah Pemenang Ketiga Sayembara Desain Arsitektur Menara Ikatan Alumni-ITB. Penyerahan hadiah oleh Bapak Hermanto Dardak sebagai Pengurus Pusat IA-ITB (Wakil Menteri Pekerjaan Umum RI).

Dony Pasaribu bersama para pemenang berfoto bersama Bapak Hatta Rajasa (Ketua IA-ITB/Menko Perekonomian RI) dan Bapak Hermanto Dardak.